Kepala BNPT Berikan Kuliah Umum Mahasiswa Baru Widyatama

Jumat, 07-09-2018 22:12 WIB    100 VIEWS
Kepala BNPT Berikan Kuliah Umum Mahasiswa Baru Widyatama

WARTABANDUNG.COM: Program Pengenalan Universitas (PPU) Widyatama selalu menghadirkan narasumber yang inspiratif setiap harinya. Termasuk hari ke-9 pelaksanaan PPU ini tepatnya Kamis (6/9) dihadiri oleh dua tokoh nasional yakni Bupati Kabupaten Nias Sokhiatulo Laoly, S.E., M.M. dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H. Pada Program Pengenalan Universitas kali ini juga menjadi hari bersejarah dan penting bagi Univeristas Widyatama karena bertepatan dengan peresmian Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Widyatama.

Tepat pukul 08.00 Bupati Nias tiba di Universitas Widyatama disambut oleh pimpinan Yayasan dan Rektorat Widyatama. Pria yang akrab dipanggil Laoly ini merupakan alumni dari Institut Akuntansi Bandung (IAB) yang merupakan asal mula dari Universitas Widyatama. Tidak ayal momen PPU ini menjadi ajang napak tilas dan reuni bagi pria asli Nias kelahiran Turegeo, Kabupaten Nias tersebut.

Laoly memberikan kuliah umum kepada adik kelasnya dengan tema “Pemberantasan KKN di Kabupaten Nias” di Gedung Auditorium (GSG) Widyatama. Ia pun menceritakan pengalamannya menimba ilmu di IAB tahun 1978. “Ketika menjadi mahasiswa baru di IAB, Rektor adik-adik sekalian lah yang ospek saya saat itu” ungkap Laoly yang merupakan adik kelas dari Rektor Universitas Widyatama saat ini Dr. Islahuzzaman, S.E., M.Si., Ak., CA. “Aktif di Himpunan Mahasiswa IAB membentuk saya menjadi manusia mandiri dan akhirnya dapat meraih posisi yang strategis hingga saat ini”, tambahnya.

Setelah menceritakan pengalaman berharga menimba ilmu, Laoly membagi cerita nya membangun pemerintahan Kabupaten Nias yang bersih dari KKN. Bagi nya, membuat pemerintahan yang berih dari KKN merupakan targetnya sejak awal memimpin Kabupaten Nias, tepatnya ketika memenangkan Pilkada tahun 2011.

Pada sesi selanjutnya, tepat pukul 09.30 narasumber lainnya Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H. tiba di Universitas Widyatama yang disambut oleh Ketua Harian Yayasan Widyatama Prof. Dr. H. Obsatar Sinaga, S.IP., M.Si. Suhardi beserta rombongan dijamu di Ruang Rapat Yayasan dan langsung menuju Gedung PKM untuk prosesi peresmian berupa potong pita dan menandatangani prasasti. Rombongan BNPT dan Laoly yang didampingi pimpinan Yayasan serta Rektorat Widyatama disambut dengan lagu-lagu nasional oleh kelompok paduan suara Universitas Widyatama.

Prof Obsatar mengungkapkan dalam sambutannya pembangunan gedung ini merupakan salah satu concern Yayasan untuk memberikan fasilitas terbaik bagi mahasiswa dan sebagai salah satu upaya pencegahan paham radikalisme dan terorisme karena mempermudah dalam hal pengawasan kegiatan kemahasiswaan.

Setelah prosesi peresmian dan berkeliling gedung baru, rombongan langsung menuju Gedung Auditorium untuk menyimak kuliah umum dari Kepala BNPT. Sebelum memberikan kuliah umum, Unit Kegiatan Mahasiswa Resimen Mahasiswa menyajikan drama “counter terrorism” yang membuat suasana cukup menegangkan. Selesai peragaan drama, Ketua BNPT memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru.

Dalam kuliah umumnya, Suhardi memaparkan tentang perkembangan radikalisme di Indonesia. Beliau bercerita tentang bagaimana paham radikalisme “mencuci otak” generasi muda yang awam dan belum paham.

Selain itu, ia juga bercerita tentang bagaimana para mantan teroris yang bertobat dan direhabilitasi oleh BNPT telah menemukan tempatnya di masyarakat. Ia menekankan pentingnya penerimaan dari lingkungan sosial kepada mantan teroris ini.

“Bila mantan teroris ini merasa tidak diterima oleh lingkungan sosialnya, kemungkinan untuk kembali menjadi teroris akan sangat besar,” ujarnya.