D-Bees Simanis dari Sindangkerta

Senin, 29-10-2018 07:08 WIB    25 VIEWS
D-Bees Simanis dari Sindangkerta

Sindangkerta-WARTABANDUNG.COM: - Madu rasanya tidak hanya manis. Keutungan yang dihasilkan dari usaha budidaya lebah madu juga tak kalah manis dengan rasanya. Laba yang dihasilkan dari usaha itu bisa mencapai 60 persen dari biaya produksi. Laba itu berasal dari produk yang dihasilkan lebah madu yang dibudidayakan.

Diantaranya madu, polen. Produk yang dihasilkan itu memiliki nilai jual tinggi khususnya untuk produk kesehatan. "Dalam waktu satu tahun, kita dapat memproduksi madu sebanyak 300 kilogram," kata Dbby Bustomi peternak lebah madu, di kediamannya, Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (26/10/2018).

Debby mengatakan, selulus Sekolah Menengah Atas (SMA) 1992 dirinya mulai menggeluti usaha milik orang tuanya. Awalnya dia hanya memiliki beberapa kotak lebah saja. Dengan dikembangbiakan sendiri. Lebah yang dibudidayakannya dari jenis Apis Cerana.

Lebah jenis ini banyak dipilih petani karena saat dipanen lebih mudah dan hiegienis dibanding lebah lokal. "Sebab saat diproses dengan alat panen khusus, larva lebah melivera mudah untuk dipisahkan dari madunnya. Dbby tidak sendiri dalam bisnis budidaya lebah madu hutan ini. Dia bersama teman-temannya di kelompok tani lebah madu.

"saya mengelola D-bee's ini terbagi menjadi dua group peternak lebah di indonesia. Dan member dari dua group ini kurang lebih ada 5000 member terdiri dari peternak lebah dan penjual madu,"ucap dia. Menggeluti budidaya lebah madu diperlukan keluwesan mengikuti musim. Musim yang dimaksud bisa cuaca dan musim bunga atau buah.

Sebab hal itu akan berpengaruh pada kualitas dan kuantitas madu atau produk turunannya yang signifikan dengan harga jual nantinya. Disamping itu, selain budidaya lebah madu, tempatnya pun kini menjadi tempat wisata edukasi untuk umum dan pelajar. (**)