Bambang Suryo Dihukum Seumur Hidup Terkait Kasus Pengaturan Skor

Rabu, 26-12-2018 22:50 WIB    36 VIEWS
Bambang Suryo Dihukum Seumur Hidup Terkait Kasus Pengaturan Skor

WARTABANDUNG.COM: Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kembali menghukum Bambang Suryo (BS) dengan hukuman seumur hidup terkait pengaturan skor di kompetisi sepak bola pada Rabu (26/12/2018).

Sebelumnya Bambang Suryo pernah divonis dengan hukuman serupa pada 2015 lalu. Hal tersebut dibenarkan Ketua Komdis PSSI Asep Edwin.

Bambang Suryo untuk kali kedua mendapat hukuman seumur hidup dari aktivitas sepak bola di Indonesia berdasarkan Salinan Keputusan Komdis PSSI nomor 024/L3/SK/KD-PSSI/XII/2018. Surat tersebut ditandatangani Asep di Jakarta pada 19 Desember 2018.

Bambang Suryo yang saat ini bersatatus sebagai manajer Persekam Metro FC, terbukti melanggar disiplin terkait tingkah laku buruk ofisial.

"Iya, itu [surat] penguatan saja. Yang bersangkutan [sudah] kena hukuman seumur hidup pada 2015. Iya, penegasan. Karena dia kan melakukan lagi [pengaturan skor] dengan [klub PSN] Ngada. Hanya saja, harus lebih dimonitor lagi [pergerakan BS]," kata Asep seperti dikutip CNNIndonesia.com, Rabu (26/12/2018).

Hukuman tersebut diberikan berdasarkan fakta dan pertimbangan hukum bahwa pada 10 November 2018, pelatih PSN Ngada Kletus Gabhe mendapat pesan elektronik via WhatsApp (WA) dari Bambang Suryo. Manajer Persekam Metro FC tersebut mengucapkan selamat kepada tim PSN Ngada dan menanyakan target tim PSN Ngada karena lolos ke putaran 32 besar nasional.

Pada 21 November 2018, Gabhe kembali mendapat WA dari Bambang Suryo yang menyampaikan jika ingin lolos dari putaran 32 besar nasional maka harus menyerahkan uang sejumlah Rp 100 juta.

Bambang Suryo juga dianggap mangkir dari pemanggilan Sidang Komite Disiplin PSSI pada 19 Desember 2018 untuk memberikan keterangan terkait tindakan di atas.

"Yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan Komite Disiplin PSSI tanpa alasan yang patut dan lebih memilih tampil pada acara Mata Najwa di malam harinya," demikian keterangan dari surat Komdis PSSI tersebut.

Komdis PSSI menguatkan keputusan Komite Disiplin PSSI tahun 2015 dengan merujuk pada pasal 72 ayat (4) jo. pasal 141 Kode Disiplin PSSI, Bambang Suryo dihukum larangan ikut serta dalam aktivitas dalam kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI seumur hidup karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 72 ayat (4) jo. pasal 141 Kode Disiplin PSSI.

Lebih lanjut, Asep berharap hukuman itu menjadi efek jera bagi pelaku sepak bola Indonesia lainnya.

"Beberapa [pelaku pengaturan skor] sudah kena ya. Mudah-mudahan kompetisi mendatang bisa [lebih baik]. Publik ingin sepak bola bermartabat, sepak bola indah," ucap dia.

"Kami coba dari sisi Komdis berkontribusi juga untuk lebih mengawasi lagi. Permasalahannya begini, kami hanya bisa bergerak kalau ada laporan," ucapnya menambahkan.

Sampai dengan saat ini Bambang Suryo belum bisa dihubungi terkait putusan yang dikeluarkan Komdis PSSI di atas.(**)