Banjir Kabupaten Bandung Sudah Sangat Memprihatinkan

Sabtu, 20-04-2019 09:28 WIB    35 VIEWS
Banjir Kabupaten Bandung Sudah Sangat Memprihatinkan

WARTABANDUNG.COM: Pegiat lingkungan Kabupaten Bandung Dadang Hermawan menyatakan, bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Bandung akhir-akhir ini sangat memprihatinkan. Ia mengeluhkan, genangan banjir di Kabupaten Bandung semakin meluas akibat curah hujan yang tinggi.

"Bencana banjir di Kabupaten Bandung ini juga akibat penataan ruang yang kurang baik dalam perencanaan. Dari tahun ke tahun wilayah yang tergenang banjir makin meluas. Ini perlu perbaikan dan upaya bebenah dari pemerintah terhadap lingkungan," kata Dadang kepada galamedianews.com di Bojongsoang, Kahupaten Bandung, Jumat (19/4/2019).

Dadang mengatakan, adanya pengembangan wilayah baru dengan cara merubah alih fungsi lahan menjadi salah satu penyebab banjir. "Yang semula menjadi daerah resapan air, kemudian terjadi alih fungsi lahan menjadi kawasan pembangunan," ungkapnya.

Sementara itu menurut Forum Siaga Warga Kabupaten Bandung Hendra Ekalaya Oktora mengatakan, curah hujan diperkirakan masih cukup tinggi sampai bulan Mei 2019 mendatang. "Kesiapsiagaan warga sampai Mei 2019 mendatang, tidak menutup kemungkinan juga sampai Juni 2019. Soalnya, yang namanya cuaca tidak bisa diprediksi," kata Hendra.
Ia sebagai jaringan komunikasi forum siaga warga terus memantau perkembangan cuaca untuk memberikan informasi secara dini kepada masyarakat.

"Kita terus meng-up-date setiap perkembangan cuaca. Apalagi disaat turun hujan, yang berpotensi terjadinya luapan air pada aliran Sungai Citarum. Tinggi muka air sangat berpengaruh pada genangan air yang menjadi salah satu penyebab banjir," katanya.

Hendra mengatakan, untuk mengurangi derasnya aliran Sungai Citarum pascaturun hujan deras, sejumlah pihak harus memerhatikan daerah tangkapan air hujan di kawasan hulu Sungai Citarum. Di antaranya di kawasan Kecamatan Kertasari, Pacet dan Ibun Kabupaten Bandung.

"Kalau daerah tangkapan airnya minim pohon tegakan, air hujan akan langsung mengalir ke sungai. Berbeda kalau banyak pohon tegakan atau ilalang, air hujan akan tertahan dan menyerap melalui tanah yang merupakan daerah tangkapan air hujan tersebut," katanya.(**)