Bandung Milenial Working Gelar Deklarasi Damai Pasca Pemilu 2019

Jumat, 26-04-2019 13:55 WIB    32 VIEWS
Bandung Milenial Working Gelar Deklarasi Damai Pasca Pemilu 2019

Pemilu serentak yang dilaksanakan pada hari rabu17 April 2019 kemarin, baik Pilpres ataupun Pileg telah dilaksanakan menjadi sejarah perjalanan pesta demokrasi di Indonesia dengan tingkat partisipasi pemilih mencapai hampir 80% dengan berbagai prosesnya. Berawal dari keresahan kaum Millenial yang memandang kegaduhan berlanjut pasca pemilu 2019, gejolak ini tidak lain dan bukan di produksi para elit politik yang membuat isu-isu miring yang santer sampai menjadi konsumsi semua publik.

"Bandung Millenial Working" sebagai representatif suara Millenial dalam menyikapi kondisi perpolitikan bangsa hari ini, menggagas kegiatan Deklarasi Damai Pasca Pemilu 2019 pada kamis, 25/04/2019 bertempat di Kedai Bang Hen Jl. Padasuka, Bandung yang dihadiri lebih dari 100 peserta. acara yang bertigline #bicarakembaliIndonesia, merupakan respon dari kegaduhan yang berlanjut. jika hal ini dirawat akan meretakan keutuhan NKRI, pasalnya distrust yang dibangun oleh sebagian kalangan sangat santer dan berpotensi membuat efek domino dan perpecahan diantara anak bangsa, maka dari itu butir-butir yang dideklarasikan oleh Bandung Millenial Working diantaranya adalah:

1.Tetap menjaga dan merawat nilai-nilai persatuan dan Kesatuan bangsa demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Tetap merawat ukhuwah dan silaturahmi sesama warga negara.

3. bersama sama menjaga situasi kondusif

4. kepada semua pihak (baik kontestan maupun pendukung) untuk menahan diri bersabar menunggu perhitungan manual dan pengumuman resmi dari KPU RI. 5. Tidak melakukan tindakan tindakan melanggar Hukum. 6. Tidak melakukan aksi aksi opini yang Provokatif dan Kontraproduktif.

7. tidak menyebarkan berita bohong (hoax), ujaran kebencian (hate speech) dan saling fitnah.

8. menyerukan semangat kebhinekaan. point ini adalah wujud kepedulian Bandung Millenial Working terhadap kondusifitas Kota Bandung, dan mudah- mudahan semangatnya sampai ke tingkat Nasional, karena kita harus kembali pada identitas millenial yakni Produktifitas dan Inovasi.

Bahkan dalam keadaan ini kita lupa mengapresiasi kepada para penyelenggara dalam hal ini KPU dan Bawaslu, sejalan dengan itu Ketua Bandung Milenial Working yakni Ronny S Rahman mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara pemilu (KPU BAWASLU) dan serta aparat keamanan (TNI POLRI) yang telah melaksanakan tugasnya untuk melancarkan pemilu 2019 ini. Kemudian Bandung Millenial Working juga mengamati statment-statment elite elite politik yang menghimbau People Power kepada KPU.

Merupakan himbauan yang agak berlebihan, pasalnya ini akan membuat kegaduhan yang akan pecah diantara anak bangsa, maka people power tidak layak untuk digunakan. dan Kembali Bandung Millenial Working mengajak semua kalangan untuk kembali bicara Indonesia bukan kembali pada konflik kubu kubu, Bandung Millenial Working sangat Percaya pada kinerja KPU dan Bawaslu yang akan bersifat Netral. Dan mari kita tunggu 22 Mei mendatang pemimpin yang diharapkan warga masyarakat.