KAMMI Bandung: Patroli WAG, Polri Kurang Kerjaan dan Tak Layak Bekerja di Indonesia

Jumat, 21-06-2019 13:35 WIB    121 VIEWS
KAMMI Bandung: Patroli WAG, Polri Kurang Kerjaan dan Tak Layak Bekerja di Indonesia

Kebijakan Polri yang akan melakukan patrol siber di grup WhatsApp (WA) menuai kritikan. Jundi selaku Ketua PD KAMMI Bandung menyampaikan bahwa Patroli di WAG menciderai kebebasan ruang privat masyarakat. "Adanya wacana patroli di WAG tentu menciderai kebebasan dalam ruang privat masyarakat.

Selain itu daripada berpatroli di WAG lebih baik polri berbenah diri, fokus dalam peningkatan kinerja kepolisian, reserse, lalu lintas, dan Sumber Daya Manusia (SDM)."- Tegas Jundi Muhammad Fauzan, Kepala Departemen Kebijakan Publik PD KAMMI Bandung menilai Polisi kurang kerjaan dan tak layak bekerja di negara Demokrasi Seperti Indonesia.

"Kebijakan ini kalau sampai terjadi, Polri benar-benar kurang Kerjaan, sangat tak layak hidup dan bekerja di negara Demokrasi seperti Indonesia ini. Karena demokrasi itu artinya Rakyat dengan keselamatan dan kedaulatanya harus di utamakan daripada Negara." - Ujar Fauzan Rencana patroli Whatsapp Grup ini di dukung oleh Menkominfo RI dan Kepala Staf Khusus Presiden RI.

"Kita dari PD KAMMI Bandung tentu menolak dan akan mengkonsolidasikan kekuatan dengan berbagai elemen masyarakat agar menolak rencana Patroli WAG tersebut", Tegas Fauzan.