Impor Rektor Asing, Bentuk Radikalisme

Kamis, 08-08-2019 15:52 WIB    279 VIEWS
Impor Rektor Asing, Bentuk Radikalisme

WARTABANDUNG.COM: Belum lama ini wacana impor rektor asing oleh kemenristekdikti membuat geger publik. Beberapa BEM Universitas mulai menyatakan sikap tentang penolakan adanya rektor asing ini khususnya universitas yang sedang melaksanakan proses pemilihan rektor.

Salah satunya Universitas Padjadjaran. Menyikapi hal tersebut Ketua BEM Unpad sekaligus Koordinator Wilayah BEM Seluruh Indonesia wilayah Jawa Barat melihat lompatnya logika Menteri. “saya heran sama pak Menteri tiba-tiba main impor saja.

Narasi seperti ini kan bahaya, harusnya ketika alasannya karena belum optimalnya peningkatan mutu universitas, kan ada kesalahan menristekdikti juga kenapa tidak Menteri yang diganti asing?

Lalu masalah universitas sedikit banyak juga ikut andil dengan Presiden. Nanti bagaimana jika ada narasi Presiden asing? Kan bahaya. Menurut saya ini bukan solusi yang tepat untuk peningkatan mutu universitas. Dan Rresiden juga harus segera ambil sikap terkait wacana ini jangan malah membiarkan bahkan mendukung.”

“Jika pemerintah memang sepakat membasmi paham radikalisme, tolong perhatikan sesungguhnya paham seperti ini (impor rektor asing) juga bentuk radikalisme yang mengancam Bangsa.” Tambahnya. Sebelum menutup, imam syahid juga menambahkan bawa isu ini sudah menjadi bahan diskusi dari kawan-kawan Pengurus Inti BEM Seluruh Indonesia.

"Beberapa presiden mahasiswa dari universitas yang masuk ke dalam pengurus inti BEM SI juga sudah membahas hal ini. memang kita juga dalam proses diskusi untuk menyikapi hal ini.” (**)