Tanggapan BEM Se Bandung Raya Terkait Undangan Presiden

Sabtu, 28-09-2019 19:06 WIB    49 VIEWS
Tanggapan BEM Se Bandung Raya Terkait Undangan Presiden

Menanggapi dengan pemberitaan di media ,perihal dengan Undangan terbuka Presiden Joko Widodo kepada Mahasiswa untuk berkenaan hadir di Istana Negara dalam rangka berdialog mengenai permasalahan di negara saat ini yang di suarakan dalam demonstrasi Dan upaya Presiden RI terhadap pembatasan ruang-ruang demokrasi terhadap mahasiswa yang di perintahkan kepada menristekdikti  ,Maka Kami Bem Dan Mahasiswa Se-Bandung Menyatakan Hal-hal sebagai berikut :


1.Bahwa demontrasi yang dilakukan Mahasiswa Bandung di DPR-RI Jakarta adalah pelaksanaan peran mahasiswa sebagai social control dan political control dan perjuangan kami di Jakarta kemarin semata mata ialah demi menegakkan nilai-nilai demokrasi dan menolak segala upaya pelemahan terhadap KPK.


2.Bahwa Yang kami perjuangkan dan kami suarakan bersama Mahasiswa Se-Indonesia di Jakarta adalah kekecewaan terhadap DPR-RI Dan Pemerintah Republik Indonesia atas segala permasalahan yang terjadi seperti kebakaran hutan di sumatera dan Kalimantan ,Pengesahan RUU yang kontroversial  serta segala permasalahan yang mengorogoti nilai-nilai demokrasi di Negeri ini.


3.Bahwa kami mengecam keras segala bentuk tindakan represifitas aparat kepolisian yang berlebihan  dan intimidatif kepada para aktivis mahasiswa dan kekerasan aparat kepolisian kepada jurnalis pers untuk, itu kami menuntut presiden Joko Widodo menindaklanjuti nya secara tegas tanpa terkecuali.


4.Bahwa kami menolak penuh upaya Menristekdikti membungkam pergerakan Mahasiswa yang sama sekali tidak menghargai kebebasan akademik dan kehidupan berdemokrasi Mahasiswa dengan memberi sanksi keras yaitu SP1 atau SP2 kepada Rektor yang tidak bisa meredam pergerakan mahasiswa. 


5. Untuk Itu kami mendesak kepada Presiden Jokowi Dan Menristekdikti untuk mencabut segala bentuk upaya pembatasan gerakan mahasisiswa dan meminta maaf atas pernyataan yang sama sekali tidak menghargai prinsipil demokrasi di Indonesia.


6.Bahwa Dengan ini kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya kawan seperjuangan kami seorang pelajar SMK dan Dua orang Mahasiswa kendari.


7.Terakhir dari kami sampaikan kami menghargai undangan dari Bapak Presiden Joko Widodo namun kami ingin pembicaraa ini lebih terbuka dan diketahui oleh masyarakat dan sangat disayangkan undangan terbuka ini hanya ditujukan kepada mahasiswa tetapi tidak mengundang elemen masyarakat lainya.

Berdasarkan hal-hal yang kami sampaikan di atas ,maka kami mahasiswa Se-Bandung memutuskan untuk tidak menghadiri undangan tersebut dan menuntut Pemerintah serta DPR-RI Untuk bisa menyelesaikan hal-hal yang kami uraikan di atas.

BEM Se Bandung Raya