Alasan Kemanusiaan, GPII Ajak Masyakarat Bela Muslim India

Rabu, 11-03-2020 21:29 WIB    35 VIEWS
Alasan Kemanusiaan, GPII Ajak Masyakarat Bela Muslim India

WARTABANDUNG.COM: Masyarakat kita dipertontonkan aksi brutal kekerasan terhadap Muslim India, tak hanya fakta dari berita namun banyak videonya tersebar luas. Seolah hanya adegan film, masyarakat kita menganggap itu hal biasa, bahkan mungkin tak percaya. Puluhan korban meninggal dengan naas, ratusan luka-luka, rumah-rumah dirusak, toko dijarah, bahkan mesjid pun ikut dibakar.

Semua bermula dari bentrokan antara warga Hindu dan Muslim di India, yang dimulai dari protes amandemen undang-undang (UU) kewarganegaraan yang dinilai diskriminatif dan anti Islam. Dalam UU tersebut imigran dari negara Pakistan, Bangladesh dan Afghanistan boleh mengajukan kewarganegaraan India, namun sayang hal ini dikecualikan bagi imigran yang beragama Islam.

Benarkah ini konflik agama? Bukan, ini adalah sikap arogansi dari bentuk keberagamaan yang menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan. Maka atas dasar kemanusiaan, kita harus bersuara dan bersikap. Sikap diam kita hanya akan jadi bukti pembiaran dan pembenaran atas krisis kemanusiaan yang terjadi.

Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PW GPII) Jawa Barat ingin mengajak masyarakat untuk ikut bersuara dan bersikap membela saudara-saudara kita di India, membela hak asasi manusia  dan mendesak pemerintah India melalui pemerintah Indonesia untuk mengakhiri masalah ini dengan tetap menjunjung tinggi keadilan dan persamaan hak sebagai warga negara.

Moga konflik ini tidak berkepanjangan dan semoga kita tetap konsisten dalam memperjuangkan keadilan dan perdamaian dunia. Masalah di India adalah masalah kita bersama, masalah kita sebagai sesama manusia.

Irwan Sholeh Amir
Ketua Umum PW GPII Jabar