Ini Pernyataan Barisan Muda Persis Kota Bandung Terkait RUU HIP

Selasa, 07-07-2020 21:38 WIB    88 VIEWS
Ini Pernyataan Barisan Muda Persis Kota Bandung Terkait RUU HIP

Kami Gerakan Aliansi Pembela Pancasila yang terdiri dari berbagai elemen Organisasi Kemasyarakatan Pemuda dan Organisasi Mahasiswa. Setelah membaca, meneliti, dan mengkaji melalui forum-forum diskusi, demi mempertahankan kedudukan Pancasila sebagai suatu consensus yang telah dicapai oleh para founding fathers Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan pengorbanan yang besar dan tumpah darah penghabisan. Maka dengan ini kami menyatakan sikap terhadap hadirnya Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila, sebagai berikut:

  1. PANCASILA sebagai Weltanschaung atau Philosophische Gronslag adalah consensus bangsa Indonesia yang saat ini telah diposisikan sebagai Grundnorm atau Staatfundamentalnorm, merupakan norma tertinggi dalam sistem hukum nasional yang telah menjiwai Konstitusi serta Peraturan Perundang-undangan dibawahnya. Oleh karena itu merumuskan Pancasila kedalam sebuah Undang-Undang merupakan kemunduran bahkan penghinaan terhadap Pancasila itu sendiri

 

  1. PANCASILA pada posisinya yang fundamental telah memberikan keluasan makna untuk ditafsirkan secara baik, oleh seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali dan bukan untuk kepentingan salah satu pihak terlebih Penguasa Negara. PANCASILA sebagai Volgeist adalah milik rakyat dan ia lahir dari rahim rakyat bangsa Indonesia, bukan lahir dari buah pikiran seorang. Oleh sebab itu kecenderungan naskah akademik RUU HIP terhadap satu pemikiran seorang Soekarno saja merupakan bentuk penghapusan sejarah dan berlawanan dengan sejarah bangsa Indonesia;

 

  1. Materi muatan dalam Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila telah melahirkan tafsir tunggal dan mempersempit PANCASILA yang akan memiliki legitimasi, mengikat, dan bersifat Imperatif setelah di Undangkan sehingga mengancam Hak Asasi Manusia dan kemerdekaan rakyat dalam menafsirkan serta mengimplementasikan nilai-nilai PANCASILA sesuai dengan keyakinannya, sedangkan lahirnya PANCASILA merupakan bentuk perlawanan terhadap segala bentuk penjajahan di muka bumi, dan bukan untuk menjajah bangsa sendiri;

 

  1. Pengundangan RUU HIP mengancam tatanan hierarki peraturan perundangan-undangan Negara Republik Indonesia, secara tidak langsung keberadaan UU HIP telah menggeser posisi UUD NRI 1945 yang sejak awal telah menjadi batu uji konstitusionalitas Undang-Undang, bahkan UU HIP telah menjadi penentu suatu peraturan mencerminkan nilai-nilai PANCASILA atau tidak, sehingga keberadaan UU HIP secara tidak langsung telah mengancam eksistensi PANCASILA, Konstitusi, dan Peraturan Perundang-Undangan;

 

  1. Tidak ada Urgensitas dalam pembuatan RUU HIP, disebabkan sebagian hal yang diatur dalam RUU HIP telah diatur dalam Undang-Undang lainnya. Bahkan dalil dalam naskah akademik yang cenderung menggiring opini bahwa Peraturan Perundangan-Undangan serta aktifitas penyelenggaaraan negara hari ini belum mencerminkan nilai-nilai Pancasila adalah sebuah argumen yang sangat berbahaya sebab secara tidak langsung menilai bahwa sistem hukum dan sistem demokrasi Negara Republik Indonesia selama ini tidak Pancasilais.

 

  1. Bahwa oleh sebab itu kami mendesak dan menuntut seluruh Fraksi-Fraksi perwakilan rakyat di lembaga legislative (DPR RI) agar segera menyikapi keberlanjutan pembahasan RUU HIP dengan mencabutnya dari Program Legislasi Nasional, sebab keberadaanya mengancam PANCASILA itu sendiri, mengancam Konstitusi dan Hierarki Peraturan Perundang-Undangan, bahkan mengancam kemerdekaan rakyat Indonesia;

Bandung, 28 Juni 2020

Koordinator
Gerakan Aliansi Pembela Pancasila