oleh

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil: Lulusan SMK Harus Meninggalkan Kebiasaan Ini Untuk Bisa Kerja

WARTABANDUNG.COM: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut lulusan SMK harus mulai meninggalkan hal-hal dan kebiasaan yang sudah tidak relevan dengan dunia kerja.

Pesan ini disampaikannya dalam Entry Meeting Pemeriksaan BPK Perwakilan Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (11/10/2021). Katanya, Indonesia saat ini sedang mengalami salah satu disrupsi industri digital 4.0.

Kang Emil -sapaan khas Ridwan Kamil melanjutkan, disrupsi industri 4.0 ini akan menghilangkan sekitar 75 juta pekerjaan yang sifatnya rutin.

Beberapa contoh pekerjaan yang bisa hilang dan digantikan, seperti pegawai entri data, pegawai pembukuan akuntansi, Sekretaris Administrasi dan Eksekutif, hingga pekerja pos.

Di sisi lain, kata Kang Emil, akan ada 133 juta pekerjaan baru, seperti analis dan ilmuwan, spesialis big data, spesialis teknologi baru, dan jasa layanan teknologi informasi.

Baca Juga: Ridwan Kamil Laporkan Pelaksanaan Pendidikan Vokasi Berbasis Industri dan Dunia Kerja

“Pertama kita ada dua disrupsi pertama disrupsi 4.0 dan COVID. Di mana-mana yang namanya disrupsi ada dua, kita kalah atau kita beradaptasi,” ucapnya.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jabar Agus Khotib mengatakan, ada baiknya SMK bisa terintegrasi dengan para pelaku industri.

Sehingga lulusan-lulusan SMK ini bisa menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap kerja.

“Terkait dengan vokasi ada baiknya SMK ini sebaiknya terinterigasi juga dengan industri,” tutup Agus.*

Redaksi
Author: Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed