oleh

DPRD Kab. Bandung Sahkan Dua Raperda Dalam Sidang Paripurna ke-3

WARTABANDUNG.COM, Soreang: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung menggelar sidang paripurna ke-3 rapat ke-5 di gedung DPRD, Soreang, Kamis (30/6/2022).

Sidang paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung Sugianto, didampingi Wakil Ketua 1 Wawan Ruswandi, Wakil Ketua 2 Yayat Hidayat, Wakil Ketua 3 Henhen Asep Suhendar, dan Sekretaris DPRD Uwais Qorni.

Agenda sidang paripurna kali ini berisi pendengaran laporan dari Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bandung dan laporan rancangan kerja Pansus 4 dan 5.

Dalam rapat tersebut, disebutkan bahwa DPRD menemukan adanya kendala pada penyaluran dana insentif guru ngaji di daerah kabupaten Bandung. Selain itu, Pemkab Bandung diminta segera meningkatkan layanan umum seperti puskesmas dan kelengkapan alat kesehatan.

“Peran setda sebagai fasilitator dan koordinator masih kurang optimal untuk pemberian insentif guru ngaji. Perlu adanya peningkatan dalam sistem dan penyebaran informasi untuk program terkait agar dapat tersampaikan ke masyarakat,” ujar Ketua DPRD Sugianto dalam laporannya, kamis (30/6/2022).

“Peningkatan layanan kesehatan meliputi puskesmas, rumah sakit daerah dan pembaruan alat kesehatan perlu dilaksanakan,” lanjutnya.

Adapun terkait bahasan Raperda yang menjadi agenda utama, dari Empat Raperda yang dirancang, dua buah Raperda yakni Raperda regulasi pesantren dan Raperda perdagangan industri telah disepakati baik dari DPRD Kabupaten Bandung maupun Pemkab.

Namun, dua buah Raperda lainnya, menurut Bupati Dadang Supriatna, masih menunggu keputusan atau rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Dua buah Raperdanya sementara belum disepakati, karena masih menunggu rekomendasi dari Kemendagri. Jika rekomendasi itu keluar, kita gelar sidang paripurna lagi lalu baru kita sahkan,” tandasnya.*(Redaksi)

Redaksi
Author: Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed