WARTABANDUNG.COM, Nagreg: Polisi Militer TNI AD gelar rekonstruksi kasus tabrakan Handi-Salsabila oleh tiga orang anggota TNI, Selasa (4/1/2022).
Proses penyidikan kasus kecelakaan di Nagreg yang melibatkan tiga oknum prajurit TNI AD sebagai pelaku tabrak lari dari korban meninggal Handi dan Salsabila, terus berjalan dan memasuki tahapan baru.
Tim penyidik dari Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad) yang dipimpin Dansatidik Tipidter Satidik Puspomad, Kolonel Cpm. Maryadi, melaksanakan kegiatan rekonstruksi perkara di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin (3/1/2022).
Sebelumnya, diketahui tiga oknum prajurit TNI AD ditahan karena diduga telah menabrak dua remaja sepasang kekasih, awal Desember 2021 lalu.
Ketiga oknum tersebut membawa kedua korban lalu berniat membuangnya ke sungai. Diketahui juga saat proses pembuangan, salah satu korban bernama Handi (17) masih dalam keadaan hidup.*(Redaksi)














