WARTABANDUNG.COM, Bandung: Dari 100 smart city, Bandung meraih skor akhir 3,71 dengan tingkat improvement 0,37. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana mengapresiasi penghargaan ini.
Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi antar seluruh pihak mulai dari dinas-dinas di Kota Bandung dan masyarakat.
“Kita patut bersyukur karena konsep Smart City mendorong sebuah kota mencari terobosan untuk memecahkan masalah dan memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujar Yayan.
Ia mengatakan, inovasi tersebut bukan sekadar bicara teknologi saja, melainkan inovasi menyeluruh yang dapat meningkatkan pelayanan untuk masyarakat.
Sebagai contoh, Yayan menyebut program dinas-dinas di Kota Bandung seperti program Buruan SAE yang diluncurkan oleh Dispangtan Kota Bandung, program Layad Rawat oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung, dan masih banyak program lainnya.
“Ini bukan hanya kerja keras satu pihak, melainkan semua stakeholder dan masyarakat Kota Bandung. Program-program pelayanan ini dapat berjalan maksimal karena kolaborasi pentahelix,” ucapnya.
Ia berharap, penghargaan ini bisa memacu Pemerintah Kota Bandung untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.*(Redaksi)














