Persib Bandung Gelar Syukuran Hari Jadi ke-89

Berita, Bola, Olahraga, Persib377 Dilihat

WARTABANDUNG.COM, Bandung: Persib Bandung menggelar acara syukuran di hari ulang tahunnya yang ke-89 di Lapangan Soccer Republic, Bandung, Senin (14/3/2022).

Acara dihadiri Komisaris dan Direksi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) seperti Umuh Muchtar, Zainuri Hasyim, Kuswara S. Taryono, Yoyo S. Adireja dan Teddy Tjahjono.

Acara hari ulang tahun kali ini memiliki tema “Lapangan untuk Berbagi”. Acara digelar melalui “Persib Football Festival” yang melibatkan sekitar 75 peserta.

75 Peserta tersebut berasal dari panti asuhan, rumah singgah anak jalanan, anak disabilitas dan komunitas anak di pemukiman padat penduduk seperti Rumah Pelangi, Panti Asuhan Al Fien, SLB Cicendo dan SLB Welas Asih Majalengka.

Direktur PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono mewakili manajemen, menyampaikan rasa syukur atas kiprah Persib di kancah sepakbola nasional.

Ungkapan rasa syukur itu diwujudkan dengan melibatkan anak-anak yang memiliki keterbatasan dalam kegiatan bermain dan berlatih sepakbola di satu lapangan yang sama.

“Dalam rangka merayakan hari jadi yang ke-89, Persib ingin berbagi rasa syukur dengan mengajak anak-anak underprivileged dan disabilitas untuk berlatih dan bermain sepakbola bersama. Melalui ‘Persib Football Festival’, klub ingin menjadi bagian dari bidang olahraga yang dapat menginspirasi dan mendobrak batas-batas dan berbagi energi positif untuk dapat menginspirasi masyarakat serta komunitas-komunitas terpinggirkan lainnya,” katanya.

Selain berlatih dan bermain sepakbola di bawah arahan staf pelatih Akademi Persib, para peserta juga menyampaikan harapannya di Wall of Hopes, lalu menari dan bersenang-senang bersama Prabu. Di akhir acara, mereka juga mendapat donasi.
Teddy mengatakan, kegiatan ini menegaskan komitmen Pangeran Biru dalam menjadikan sepakbola sebagai sarana edukasi serta inklusi sosial untuk memfasilitasi kaum-kaum marjinal, khususnya anak-anak.

“Kami berharap agar kegiatan ini dapat memberikan keceriaan, harapan, dan rasa percaya diri pada anak-anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, sehingga nantinya mereka bisa memiliki daya juang dan mentalitas yang kuat untuk meraih cita-citanya di masa depan meskipun memiliki keterbatasan.” harap Teddy.*(Redaksi)

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *