Cuaca Ekstrim dan Pupuk Mahal, Hasil Panen Kabupaten Bandung Merosot

Berita, Daerah, Pertanian633 Dilihat

WARTABANDUNG.COM, Bandung: Hasil panen di sejumlah daerah di Kabupaten Bandung mengalami penurunan yang cukup signifikan. Sejumlah petani hanya bisa pasrah untuk mendapatkan hasil panen seadanya.

Eti Kusaeti (46) salah seorang petani setempat mengatakan, panen kali ini tak segemilang tahun-tahun sebelumnya. Banyak hal yang membuat petani setempat pesimis akan panen bulan ini.

Mulai dari kelangkaan pupuk subsidi hingga cuaca ekstrem dan hama yang datang tiba-tiba kemudian mengacaukan setiap mimpi dan harapan yang sudah ditanam.

“Gimana lagi situasinya gini sekarang mah serba susah, ini juga panen menyelamatkan yang masih bisa diselamatkan saja,” katanya dilansir dari detikcom, Senin (24/10/2022).

Belum lagi persoalan menyempitnya lahan yang kalah dengan pembangunan pabrik dan perumahan, menambah kuat para petani untuk berhenti meladang. Eti mengungkapkan, dari 10 petak sawah yang dia kerjakan, hanya 4 petak yang berhasil di panen bulan ini. Satu petak sawah berukuran 25×40 meter itu menghasilkan 30 karung goni berisi gabah.

“Dulu kita bisa dapet 30 karung goni, sekarang kalau dikalikan 35 kilogram satu karungnya, sudah pasti dapet satu ton tuh, keuntungan bisa sampai Rp 9 jutaan,” jelasnya.

Namun sayang, angka panen yang fantastis tersebut sudah setahun seperti membangun jarak dengan petani.*(Redaksi)

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *