WARTABANDUNG.COM: Tenaga kerja migran di daerah Kabupaten Bandung akan direalisasikan mulai tahun ini antara 500 sampai 1.000 orang. Sementara untuk wirausaha, disiapkan pelatihan keterampilan make up artis untuk 1.500 orang ibu-ibu, khususnya yang single parent.
Hal itu terungkap dalam Business Matching Penempatan Tenaga Kerja dan Nota Kesepakatan (MoU) antara Pemkab Bandung dengan Apindo Kabupaten Bandung, di Grand Pasundan Kota Bandung, Selasa (11/2/2025).
“Jika wirausaha ini membutuhkan modal, kami sudah siapkan Rp100 miliar pinjaman dana bergulir tanpa bunga tanpa jaminan dari BPR Kerjta Raharja dan Bank Bjb,” ujar Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna.
Dengan adanya kesepahaman antara Pemkab Bandung dan Apindo ini, ia yakin angka pengangguran di Kabupaten Bandung akan terus menurun dari yang saat ini mencapai 6,3 persen.
“Sekali lagi saya haturkan terima kasih kepada perusahaan Bapk/Ibu yang sudah menyiapkan 8.700 lowongan pekerjaan untuk warga Kabupaten Bandung, Kami siap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dan perusahan Bapak/Ibu dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif,” kata bupati.
Ketua Apindo Kabupaten Bandung Wilky Kurniawan berharap dengan adanya kegiatan ini akan membantu perusahaan-perusahaan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dan memberikan lebih banyak lowongan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan
“Anggota Apindo Kabupaten Bandung ada 113 perusahaan dari kurang lebih 2.500 perusahaan yang ada di Kabupaten Bandung. Dari jumlah 113 perusahaan tersebut 95 persen di antaranya merupakan industri tekstil dan garmen, yang kita ketahui membutuhkan banyak lowongan pekerjaan. Saat ini tersedia 8.700 loker,” ungkap Wilky dalam siaran pers. (*)














